Bagaimana Hukumnya Ketika Memotong Kuku dan Rambut di Bulan Dzulhijjah Padahal Sudah Niat Berkurban?

Sulselku – Dalam Islam, ada anjuran bagi orang yang sudah berniat berkurban untuk tidak memotong kuku dan rambut apapun saat memasuki bulan Zulhijjah sampai hewan kurbannya disembelih. Hal tersebut tercantum dalam hadits shahih Muslim yang berbunyi: “Jika kalian melihat hilal Dzulhijjah  (telah memasuki 1 Dzulhijjah) dan kalian ingin berkurban, maka janganlah memotong rambut dan kukunya,” (HR. Muslim).

Lalu bagaimana jika seseorang yang sudah berniat berkurban memotong kuku dan rambutnya?

Menurut ustad Khalid Basalamah bahwa larangan memotong kuku dan rambut adalah sunnah bukan kewajiban, ada keutamaan bagi siapa yang menjalankannya, namun tidak mengapa bagi orang yang tidak menjalankannya, apalagi jika terdapat keadaan darurat. Jawaban Ustad Khalid Basalamah bisa dilihat di Youtube. Klik disini.

Larangan memotong kuku dan rambut itu hanya berlaku bagi yang berkurban dan tidak berlaku bagi anggota keluarga, maka mulai dari 1 Dzulhijjah hingga hewan kurban disembelih tidak boleh memotong rambut kepala, jenggot, kumis, bulu ketika, bulu kemaluan dan bulu lainnya di tubuh. Begitupula kuku tangan dan kaki. (MN)

Komentar Anda ?

Leave a Reply