Bongkar Bisnis Lendir di Hotel, Polisi Amankan Kondom dan Barang Ini

Sulselku – Anggota Polres Kota Tangerang berhasil membongkar jaringan prostitusi melalui aplikasi pesan ‘WhatsApp’. Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang mucikari beserta tiga wanita di sebuah hotel di Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Jumat (6/4/2018).

Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang, Kompol Wiwin Setiawan mengatakan, pihaknya mengamankan Kurniawan Beyeng alias Wawan (40) yang berperan sebagai mucikari. Tindakan ini dilakukan setelah polisi mendapatkan informasi sepak terjang pelaku.

“Ini tindak lanjut dari informasi masyarakat, dan kami mendapati adanya percakapan transaksi perdagangan manusia di aplikasi handphone milik Wawan,” kata Wiwin.

Selain menyita telepon seluler tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang Rp 1,8 juta, dua pack kondom dan bukti pembayaran kamar hotel.

“Selain percakapan via WhatsApp, kami juga amankan dua kondom bekas pakai berikut barang bukti lainnya,” kata Kasat Reskrim.

Dalam menjalankan bisnis lendir nya, pelaku mematok harga sebesar Rp 500 ribu untuk sekali kencan. Dimana sang mucikari mendapatkan keuntungan dari tiap tetesan keringat anak buahnya sebesar Rp 200 ribu.

“Dalam hal ini korban (pekerja seks) menerima Rp 300 ribu dan sisanya merupakan bagian mucikari,” kata Wiwin dilansir laman Suara, Sabtu (7/4/2018).

Kepada penyidik, Wawan mengaku tengah memperdagangkan 3 wanita yang berprofesi sebagai chapter salon. Para wanita itu, kata Wiwin, sebagai korban perdagangan manusia. Mereka saat ini tengah dimintai keterangan sebagai saksi.

“Ketiganya berstatus korban dan tengah dimintai keterangan oleh penyidik,” tukas Wiwin.

Komentar Anda ?

Leave a Reply