Garbi Makassar: Kekuatan ke-5 Dunia Merupakan Narasi Besar Untuk Negara

Sulselku. Com – Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) Mille Chapter Makassar sukses menggelar event Millenial Garbi Night yang mengusung tema “Challenging Leader 4.0 Industri Revolution” di BM Cafe, Antang, Makassar, pada hari Kamis, (9/1).

Kegiatan yang melibatkan kaum millenial tersebut dihadiri oleh ketua Garbi Chapter Makassar, Kaderisasi Chapter Makasar dan turut pula hadir Bendahara Garbi Capter Jawa Barat.

“Untuk menuju kekuatan ke-5 dunia, maka saya mengajak untuk terus meningkatkan kompotensi semaksimal mungkin sehingga mampu memenuhi tuntutan dan layak masuk kedalam kekuatan ke-5 dunia sebagaimana tujuan Garbi itu sendiri,” ungkap Coach Gunawan selaku International Certified NLP Tariner.

Selain itu, Gunawan juga mengungkapkan bahwa terkait pergerakan, Makassar adalah titik yang sering memberikan sumbangsi untuk kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

“Anak-anak muda Makassar cukup mewarnai dan sangat mewarnai maka kita patut berbangga bahwa kehadiran Institusi Garbi di awali dari Makassar. Kebanggaan ini tidak hanya sekedar kebanggaan untuk diri kita tetapi bagaimana mengukir kebanggaan itu menjadi perjalanan sejarah bahwa kita telah berada di track yang benar yang akan mengawal jalannya bangsa dan negara kearah yang lebih baik,” lanjutnya.

Tidak menutup kemungkinan kalau diskusi-diskusi seperti ini terus digalangkan terus tingkatkan kompetensi diri kita, maka saya yakin InsyaaAllah 2024 bahkan sebelum 2024 peta jalan untuk menjadikan sebagai kekuatan ke-5 dunia bukan lagi suatu mimpi melainkan menjadi sebuah kenyataan.

“Pesan saya kepada kita semua, semakin kita tinggi kita melompat, semakin tinggi kita ingin mendunia, maka jangan lupa mari perkuat dan perkokoh tempat pijakan kita. Tempat pijakan kita adalah menguatkan ta’budiyah kepada Allah SWT,” tambahnya

Gunawan berharap agenda Millenial Garbi Night ini bisa membuka mata hati untuk membuat sebuah narasi besar dan meyakinkan diri bahwa dimanapun kita berada dengan siapapun yang terpenting adalah kontribusi apa yg kita berikan untuk negara dan bangsa ini.

“Kita harus berkarakter intelektual, profesional, milenial dan international dengan satu rambu mengharap ridha Allah. Saya berharap perjumpaan kita merupakan awal dari membangun sebuah narasi besar. Lihatlah masa depan dengan cara yg baru,” tutupnya.

Komentar Anda ?

Leave a Reply