Kenapa Harus DIA?

Oleh : Saifuddin Al-Mughniy
(sebait catatan dalam politik Makassar)

Politik memang selalu memainkan kata-kata, diksi, serta sarkasme yang bisa menyerang. Adanya diksi DIA dalam hajatan pilwalkot makassar 2018 mendatang ritme politik saat ini tentu bukanlah makna “DIA” dalam buku Quraish Shihab dalam DIA ada dimana-mana. DIA disini dimaknai sebagai Tuhan bukan sesiapa. Kata DIA adalah diksi dihampir semua trend politik untuk membangun ingatan publik.

Proses pilkada sejak tahun 2005 yang lalu telah begitu banyak menyisakan diksi-diksi dengan kekuatan wacana yang mengiringinya. Dulu di periode kedua pilwalkot makassar Pak Ilham Arief Sirajuddin yang berpasangan dengan Supomo Guntur yang kemudian di singkat IASmo, aksara ini memberi makna dukungan dan sekaligus pernyataan yang pasrah. IASmo dalam terminologi dianggap seperti menegasikan sosok dihadapan publik, seperti menunjuk seseorang tanpa ada harus pilihan lain.

Pasca IASmo, muncul DIA jilid pertama, dengan munculnya Danny Pomanto yang berpasangan dengan Deng Ical (syamsul Rizal). Pada proses politik berikutnya “pakem DIA” masih begitu kental dalam irama politik di makassar. Pertanyaannya adalah siapa itu DIA ? apakah DIA merujuk pada seseorang ? tentu jawabannya DIA memuat tiga nama, yakni Dany, Ical, Aco. Dalam proses politik makassar hampir semua calon kandidat memilih diksi DIA. Ada yang memakai diksi DIAMI (Dany Pomanto-Indira Mulyasari), DIAJI (Deng Ical-Iqbal Jalil), dan kemungkinan besar DIAPI (Cicu-Appi) Ketiga kontestan ini pada prinsipnya beririsan dengan makna diksi yang dipakainya.

Politik diksi telah menjelma menjadi terma politik modern yang menyeruput ke panggung politik lokal. Karenanya diksi DIA secara kontemporer begitu kuat dan memiliki makna merujuk atau menunjuk seseorang yang tepat untuk menjadi pemimpin.

Sejatinya, DIA haruslah dipahami sebagai atmosfer budaya politik yang bergerak kearah kearifan yang tidak sekedar diksi tetapi paling tidak bersinergis dengan kemampuan kepemimpinan dari makna DIA yang terkandung di dalamnya.

Komentar Anda ?

Leave a Reply