Larangan Berpolitik di Masjid, Amien Rais: Itu Kurang Ajar

Sulselku – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menyebut larangan berpolitik di masjid merupakan sebuah tindakan kurang ajar. Menurutnya agama harus dijadikan panduan dalam setiap lini kehidupan di dunia.

“Agama itu kalau enggak untuk dunia ya ngapain? Katakan politik enggak boleh di masjid, itu kurang ajar. Agama enggak boleh untuk dunia buat apa? Agama itu ada biar ngatur dunia,” kata Amien Rais saat Halalbihalal dengan Civitas Universitas Bung Karno, Jakarta Pusat.

Amien Rais mengatakan, selama ini masyarakat dibohongi dengan larangan berpolitik di masjid.

Selain itu, Amien juga sempat menyinggung Pemilihan Presiden 2019 mendatang. Dia berharap pada tahun 2019, rakyat Indonesia memiliki presiden baru.

“Mudah-mudahan seperti lagu GantiPresiden oleh mas Fadli Zon, inginnya tahun depan kita ingin punya presiden cerdas dan gagah perkasa,” bebernya, dilansir laman CNNIndonesia, Sabtu (30/6/2018).

Amien berharap semangat untuk membela kebenaran akan lebih kuat menjelang 2019. “Kita punya mental, fighting spirit lebih kuat lagi untuk nanti membela kebenaran bersama pak Prabowo,” katanya.

Presiden baru di 2019, menurut Amien, akan terwujud. Dia bahkan menyinggung pertandingan Piala Dunia antara Jerman melawan Korea Selatan.

“Minggu ini kita lihat dua keajaiban. Pertama, Korea Selatan bisa menekuk jerman 2-0. Itu luar biasa. Kemudian di Pilkada ada yang jumawa tapi hasilnya sangat mengecewakan, sehingga ada partai yang sudah partai yang tinggi sekali, tapi di mana-mana kalah,” katanya.

Kendati demikian, Amien Rais mengatakan sebagai hamba Allah yang tahu diri, dia tidak ingin mendahului kehendak Allah. “Jangan sekali-kali hamba Allah merasakan pasti apa yang dikerjakan di esok hari kecuali atas izin Allah,” tukasnya.

Komentar Anda ?

Leave a Reply