Menghadapi Mudik Musim Lebaran, Pelni Menunggu Jadwal Rute Dari Pusat

Sulselku – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Makassar menyatakan masih menunggu pengaturan jadwal dan rute pelayaran dari pusat untuk menghadapi musim mudik lebaran 2018.

General Manager Pelni Makassar, Edward Tobing di Makassar, Kamis, mengatakan untuk pengaturan jadwal biasanya sudah dilakukan sebelum memasuki bulan Ramadhan pada tahun ini.

“Jadi kita masih menunggu scedule-nya dari pusat. Namun kemungkinan jadwalnya akan kita terima minimal dua minggu ke depan,” katanya.

Untuk jadwal kapal memang biasanya mengalami perubahan dalam setiap bulan, sehingga harus dipastikan dulu untuk mempersiapkan sesuatunya. Artinya jika ada jadwal pelayaran yang rutin maka tentu harus ditingkatkan jumlah kapal dan sebagainya.

Ia menjelaskan, untuk Pelni Makassar sendiri saat ini memiliki 14 kapan yang berlayar ke berbagai daerah tujuan. Kapal-kapal ini pun yang tentunya dipersiapkan untuk menghadapi lonjakan pemudik pada lebaran tahun ini.

“Jadi kami belum bisa memastikan secara rinci (termasuk reservasi pemesanan tiket lebaran) karena masih menunggu scedule. Kami kini tetap fokus untuk melayani penumpang seperti biasa,” ujarnya.

Pada musim mudik 2017, Pelni Makassar menyiapkan sebanyak 18 kapal yang terdiri dari 10 kapal punya daya angkut 2.000 penumpang, empat kapal bermuatan 1.000 penumpang, satu kapal bermuatan 500 penumpang serta tiga kapal perintis yang bermuatan sebanyak 200 penumpang.

Selain itu, bagi pemudik yang membawa serta kendaraannya, Pelni Makassar juga telah menyiagakan kapal Roll on roll off (Ro-ro) atau pengangkut untuk melayani masyarakat.

Puluhan kapal yang dipersiapkan itu akan melayani sejumlah rute pelayaran dari dan ke Makassar.

Adapun beberapa rute yang selama ini dilayani Pelni Makassar yakni rute selatan yang meliputi Bima, Labuan Bajo, Larantuka, Flores dan Kupang.

Sedangkan untuk rute dari timur yang Ke arah utara yang meliputi daerah Banggai, Bitung, Nunukan, Tarakan, Ternate.

Sementara ke arah barat adalah Surabaya, Balikpapan, dan ke timur yakni rute ke Bau-bau, Ambon sampai Papua. (SYQ)

Komentar Anda ?

Related posts

Leave a Comment