Partisipasi Masyarakat di Pilkada Tanpa Money Politic

Oleh  : Fajriansyah (Wakil Sekretaris Jenderal KAMMI Wilayah SULSELBAR 2018 -2020)

Sulselku. Com – Tahun 2019 adalah tahun perhelatan pesta domokrasi. Dimana diketahui bahwa pemilihan calon presiden dan calon legislatif dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Hari ini kita lihat bersama kampanye mulai dilakukan, baik dari tim sukses calon maupun calon itu sendiri, berbagai cara dilakukan mulai pemasangan baliho di pinggir-pinggir jalan atau tempat strategis, melalui media cetak, media elektronik, social media, bahkan calon itu sendiri turun langsung dilapangan mengkampanyekan dirinya dengan memperkenalkan diri dan program-program (janji politik) sebagai calon legislatif (CALEG) dan calon presiden kepada seluruh masyarakat yang akan dilakukan ketika terpilih.

Melihat pilkada-pilkada sebelumnya tempat ibadah biasanya dijadikan sebagai tempat
kampanye, tentu ini salah satu hal yang mengganggu dan dapat berdampak negative dikalangan masyarakat, maka dari itu diharapkan kepada seluruh elemen masyarakat agar mengecam tindakan-tindakan seperti itu.

Salah satu hal yang biasa menimbulkan konflik karena perbedaan pilihan, hal demikian diharapkan tidak terjadi lagi dipilkada serentak tahun ini agar bisa betul-betul terlaksana secara aman dan damai
tanpa ada sekat-sekat antara individu, kelompok yang satu dengan kelompok yang lainnya.

Money politic (politik uang) yang masih sangat mengakar di kalangan
masyarakat, sehingga beberapa masyarakat telah terdoktrin untuk memberikan hak suaranya kepada kandidat apabila seorang kandidat telah memberikan sesuatu, atau yang lebih dikenal ‘’ Amplop ” hal tersebut salah satu hal yang merusak tatanan demokrasi kita, dan tentunya melanggar UU NO 10 tahun 2016.

Jadi saya menghimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama
menolak money politic yang kerap terjadi di bangsa ini untuk berjalannya pilkada damai yang aman dan berkualitas sekaligus untuk menghindari konflik-konflik dikalangan masyarakat.

Nama : Fajriansyah, lahir di Sinjai, 02 April 1996, alamat Jl. Perintis kemerdekan KM 10 Tamalanrea. Mahasiswa aktif di Universitas Hasanuddin Makassar.

Komentar Anda ?

Leave a Reply