Pemuda LIRA Dialog Kebangsaan Stop Hoax dan Isu SARA

Sulselku – DPD Pemuda LIRA Sulsel menggelar Dialog Kebangsaan Peran Umat Terhadap Pilkada Damai Stop Hoax dan Isu SARA, di Hotel Gahara, Rabu (11/4). Hadir sebagai narasumber Karo Ops Polda Sulsel Kombes Pol Stephen Napiun, Tokoh Agama Ustads Fadhlan, Pengamat Politik dan Kebangsaan Arqam Azikin, dan Sekretaris KNPI Sulsel Elly Oschar.

Karo Ops Polda Sulsel, Kombes Pol Stephen Stephen Napiun, mengatakan, berita hoax adalah berita yang tidak sesuai dengan fakta. Fitnah dengan gaya jaman now, yang banyak menggunakan media sosial.

“Di tengah pilkada, ini menjadi marak karena ada kepentingan tertentu. Ini sangat berbahaya, karena akan mempengaruhi paslon dalam tingkat emosi hingga cara bertindaknya. Apalagi jika dikaitkan dengan mobilisasi massa,” kata Stephen.

Menurutnya, hoax tentunya bisa mempengaruhi kondisi keamanan. Karena itu, harus dikendalikan untuk menciptakan pilkada damai.

“Kemendagri menyebut Sulsel sebagai zona merah. Nah, inilah yang ingin kita balikkan menjadi zona hijau,” ujarnya.

Polda Sulsel menghimbau untuk bersama-sama memerangi hoax. Stephen menyebut, aparat kepolisian cukup diberikan amanah, dari sisi pengawalan hingga kemampuan.

“Siapapun yang menyebarkan hoax, apalagi sampai mengganggu keamanan, kami akan tetap bisa melacak meskipun kartu bahkan handphone dibuang,” terangnya.

Sementara, Pengamat Politik dan Kebangsaan Arqam Azikin, mengatakan, hoax bukan barang baru atau istimewa. Hanya, belakangan menjadi populer dan penyebarannya semakin cepat karena didukung kecanggihan teknologi.

“Dalam politik, hoax, negatif campaign dan black campaign, bahkan telah menjebak generasi muda kita untuk terlibat di dalamnya,” kata Arqam.

Komentar Anda ?

Leave a Reply