Sawaluddin Arief: “Itu tim Jokowi-Ma’ruf tidak tahu membaca anturan undang-undang”

Sulselku – Ketua Tim Media dan Komunikasi Tim Koalisi Prabowo-Sandi, Sawaluddin Arief tegas mengatakan, tim Joko Widodo-Ma’ruf Amin perlu belajar lebih banyak mengenai aturan Pemilihan Umum (Pemilu).

“Itu tim Jokowi-Ma’ruf tidak tahu membaca anturan undang-undang,” tegas Sawaluddin Arief saat dihubungi melalui WhatsAppnya, Jumat malam (23/11/2018).

Menurut Sawaluddin Arief, sudah jelas ada aturan baik dari, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan, maupun aturan dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar dan Dinas Pariwisata Kota Makassar.

“Ada aturannya dilarang memasang di jalan protokol, berarti dia (Tim Jokowi-Ma’ruf) sontoloyo memang tidak tahu aturan,” ujar Sawaluddin Arief yang juga Juru Bicara Partai Gerindra Sulsel ini.

Untuk itu, Sawaluddin Arief berharap agar seluruh tim atau oknum Jokowi-Ma’ruf di Kota Makassar, agar mempelajari terlebih dahulu aturan main dalam Pemilu. “Saya minta timnya itu membaca undang-undang,” katanya.

Dia meyakini, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno tidak pernah untuk memasang baliho atau ubun-ubun atau alat peraga kampanye di Kota Makassar. Sebab, pasangan Capres dan Cawapres nomor urut dua itu sudah berada di hati masyarakat.

“Gak ada (Pemasangan APK) karena Pak Prabowo ini sudah ada di hati masyarakat, tidak perlu lagi cari popularitas, tidak perlu lagi kita pasang APK,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Tim Koalisi Joko Widodo-Ma’ruf Amin Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir mengaku, semua APK Jokowi-Ma’ruf di yang terpasang disepanjang ruas jalan di Makassar, bukan bagian dari intruksi tim.

“Silahkan pemerintahan menertibkan APK tersebut, kami tidak mau inisiasi untuk mencabut APK tersebut, karena jangan sampai kami yang dituduh memasang itu, karena bukan kami yang memasang,” ungkap legislator DPRD Kota Makassar ini.

Komentar Anda ?

Leave a Reply