STAIN Pare-Pare Resmi Berubah Status

Sulselku – Keluarnya keputusan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2018 pertanggal 5 April 2018 dan masuk dalam lembaran negara 1pertanggal 7 April 2018 yang menginstruksikan STAIN berubah bentuk menjadi IAIN.

Olehnya Sekolah Tinggi Ilmu Agama Islama (STAIN) Parepare resmi berubah nama menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare.

Ahmad ketua STAIN Parepare, menjelaskan, transformasi perubahan STAIN ke IAIN Parepare sejak tahun 2014 mulai dirintis dengan kerja keras.

“Sebelum terbitnya Perpres jauh hari kita telah menyiapkan infrastruktur yang bisa menjadi penunjang, persiapan untuk prtaker kami sudah buat, draf sudah kami usulkan ke Kementrian Agama, termasuk hymne, mars serta logo. Sisa kita menunggu siapa yang akan ditunjuk menjadi rektor,” tuturnya.

Ahmad Sultra Rustan berharap dengan perubahan ini, IAIN Parepare semakin maju, berkembang dan berkualitas.

“Tujuanya agar bisa menjalankan amanah negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Ahamad Sultra, Jumat (12/4/2018).

Sekedar diketahui, saat ini IAIN Parepare tercatat mendidik sekira 6.400 mahasiswa dalam 3 jurusan yang telah berubah menjadi fakuktas, diantaranya Fakuktas Tarbiyah dan Adab, Syariah dan Ekonimi Islam serta Dakwah dan Komunikasi dengan 33 program studi serta 1 jurusan pascasarjana.

Perubahan ini, kata Ahmad, juga membuat IAIN bisa membuat ruang lebih besar dalam pengembangan disiplin ilmu. “Kalau dulu STAIN hanya boleh menyelenggarakan 1 bidang ilmu, kini kita bisa mengembangkan beberapa bidang ilmu dengan cakupan yang lebih luas,” jelasnya.

Komentar Anda ?

Related posts

Leave a Comment