Sumarsono Bahas KUA-PPAS Bersama Tim Transisi Prof Andalan Sebagai Akomodir Janji Gubernur Terpilih

Sulselku – Gubernur dan wakil gubernur Sulsel terpilih, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman sudah bisa merealisasikan sebagian janji politiknya pada tahun anggaran 2019.

Penjabat Gubernur Sulsel, Sumarsono melibatkan tim transisi Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman yang terpilih di Pilgub lalu untuk membahas Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) jelang pembahasan APBD Pemprov Sulsel 2019.

Pertemuan yang dihadiri Wakil Gubernur terpilih Sudirman Sulaiman dan Prof Yusran Yusuf itu berlangsung tertutup di Rujab Gubernur, Kamis (19/7/2018).

Sumarsono mengatakan, pertemuan untuk membahas tentang apa saja visi misi dari gubernur-wakil gubernur terpilih, sehingga saat masuk nanti semua proses sudah berjalan lancar.

“Yang dibahas pertama silaturahmi dan saling mengenalkan. Kedua, mendiskusikan mengenai langkah-langkah untuk penyusunan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) dan juga pemahaman terkait dengan KUA-PPAS yang sekarang sedang digarap,” kata Sumarsono.

Soni menjelaskan, KUA-PPAS ini terkait dengan penyusunan APBD 2019. Sebagaimana diketahui, APBD 2019 nantinya akan dilaksanakan oleh gubernur baru.

“Bisa dibayangkan kalau yang nyusun saya tanpa melibatkan mereka, bisa kagok nanti. Karena itu dari awal mumpung KUA PPAS sedang disusun saya bermaksud menjembatani untuk melibatkan tim transisi ini dalam rangka menuangkan semua visi dan misinya ke dalam agenda yang lebih operasional,” ujar Soni sapaan Sumarsono.

KUA PPAS ini kata Soni, sebenarnya telah disusun sebelum Pilkada, namun setelah diumumkan siapa gubernur-wakil gubernur terpilih, maka akan disusun berdasarkan agenda prioritas janji politik dari pasangan tersebut pada saat kampanye.

“Mulai hari Senin, tim transisi akan bekerja di Bappeda untuk Pemprov,” jelas dia.

Komentar Anda ?

Leave a Reply