Tanda-tanda Perang Dunia Ketiga, Rusia Minta Warganya Siapkan Bekal Makanan di Bunker

Sulselku – Serangan senjata kimia di Suriah yang menewaskan puluhan orang dan memberi dampak pada sekitar 500 orang lainnya telah memicu ketegangan dunia. Rusia bahkan memberi isyarat tentang tanda-tanda perang dunia ketiga sudah di depan mata.

TV Rusia, Rossiya-24 sudah memberi tahu pemirsa di negara itu untuk mulai menyiapkan makanan yang harus disimpan di bunker WW3. Warga disarankan menyiapkan makanan terbaik untuk dibawa ke tempat penampungan bom.

Siaran itu datang saat Amerika Serikat dan sekutunya sedang mempertimbangkan serangan terhadap Suriah setelah serangan kimia yang dituduhkan kepada Presiden Bashar al-Assad terhadap rakyatnya sendiri. Rusia yang bersekutu dengan rezim ini mengancam tanggapan balik jika diserang.

“Persediaan makanan mencakup banyak barang tetapi gagasan utama di balik pengepakan persediaan darurat adalah lebih sedikit manisan, lebih banyak air,” demikian laporan itu.

Laporan menambahkan pemirsa juga bisa mengambil beras, yang dapat disimpan hingga delapan tahun dan oatmeal yang bertahan selama tiga hingga tujuh tahun. “Jelas, Anda dapat bertahan hidup dengan daging kaleng selama beberapa waktu – hingga lima tahun, sementara ikan kaleng disimpan selama tidak lebih dari dua tahun. Tentu sulit untuk dilakukan tanpa susu, setidaknya bubuk, gula, dan garam,” lanjutnya.

“Tradisi Rusia menyarankan kita untuk membeli pasta pada saat bencana besar. Tapi orang yang profesional tidak menyarankan untuk membawa produk ini ke tempat penampungan bom,” sambung laporan itu.

Pakar bernama Eduard Khalilov mengatakan, memiliki cukup air adalah kunci untuk bertahan hidup karena Anda hanya bisa hidup tanpanya selama tiga hari. Presenter Alexey Kazakov menyarankan agar tidak mengonsumsi permen, menambahkan, “Kehidupan di dunia bawah tanah akan sangat sulit untuk gigi manis. Coklat, manisan, susu kental, semua ini harus ditinggalkan.”

“Ya, glukosa adalah sumber energi yang besar tetapi permen menyebabkan kehausan, dan air akan menjadi sumber yang paling berharga bagi penduduk tempat penampungan bom,” jelas Alexey.

Stasiun TV membuat rekomendasi ini dan mengecilkan cerita-cerita menakut-nakuti Barat tentang konflik global baru.

Komentar Anda ?

Leave a Reply