Tim Pemenangan 408 Sul-Sel, Bakar Bendera Sebagai Rasa Kekecewaan Terhadap Sikap Prabowo

Sulselku – Beredar video aksi bakar bendera sebagai wujud rasa kekecewaan terhadap langkah yang di tempuh eks Capres 02 Prabowo Subianto.

Tak sedikit pendukung dan relawan yang menolak keputusan Prabowo bertemu dengan Presiden terpilih Jokowi di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (13/07/2019).

Seperti halnya dalam video berdurasi 2 menit 5 detik yang di unggah pemilik akun Facebook @suminah dengan tulisan “Nah Loh… Codot gak terima junjungannya ketemu jokowi”.

Dalam video tersebut seorang laki-laki yang mengaku dirinya sebagai Panglima 408 tim pemenangan Prabowo Sandi daerah Sulawesi Selatan, terlihat mereka sedang memegang bendera eks capres 02.

Sambil membakar bendera, Panglima 408 Sul-Sel mengungkapkan kekecewaannya, berikut ungkapan yang di sampaikan dalam video tersebut.

“Saya Panglima 408 tim pemenangan Prabowo Sandi Sulawesi Selatan, sangat kecewa dengan sikap beliau yang tidak menghargai jerih payah dan perjuangan relawan selama ini, nyawa bahkan jadi taruhan bagi masyarakat dan kami menagih komitmen Prabowo bahwa akan menolak pemilu curang, dan akhirnya ternyata mereka bergabung dengan cebong. Oleh sebab itu bentuk kekecewaan, kami membakar bendera perjuangan yang selama ini kami lakukan, sebagai tanda kekecewaan kami terhadap bapak Prabowo yang selama ini kami berharap dialah yang mampu membawa Bangsa dan Negara ini menuju yang lebih baik dan ternyata hari ini beliau menunjukkan sikap yang sangat mengecewakan” kata Panglima 408 yang tidak menyebutkan namanya, Sabtu (13/07/2019).

Namun aksi tersebut banyak mengundang komentar negatif oleh Netizen.

“Sekalian ikut di bakar. Biar gosong. Makanya dukung sih dukung buasa aja gitu lho toh wowo siapa kalian tdk berarti di hadapanya kasian deh lu emang wowo pkirin” tulis pemilik akun @Dedi

“Berani nya cuma di medsos, klo mau bilang begitu ketemu langsung sma orang nya” lanjut pemilik akun @Ibra Satusatusembilang

“Kasihan kamu di penuhi dengan kebodohan dan kebencian di dalam dirimu,jd maksud mu Prabowo n Jokowi trs2an bermusuhan n pendukung ttp trpecah belah biar Indonesia kacau gtu?” komentar pemilik akun @Erniyanti Zendrato

Dalam pertemuan di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jokowi berharap tidak ada lagi penyebutan Cebong dan Kampret di antara kedua pendukung.

Ia juga meminta tidak ada lagi sebutan pendukung 01 ataupun pendukung 02. Bagi Jokowi, yang ada adalah Garuda dan Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia.

“Tidak ada lagi yang namanya 01 tidak ada lagi yang namanya 02. Tidak ada lagi yang namanya cebong. Tidak ada lagi yang namanya kampret. Yang ada adalah Garuda. Garuda Pancasila,” ujar Jokowi.

Komentar Anda ?

Leave a Reply