Toraja Butuh Anggaran, Victor Sebut Hanya NH-Aziz Yang Punya Jaringan

Sulselku – Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara, mengungkapkan untuk percepatan pembangunan Toraja diperlukan anggaran besar. Olehnya itu, bersama bupati Nico Biringkanae, pihaknya mendesak kelak Sulsel dinakhodai oleh tokoh pemimpin dengan jaringan nasional. Harapan itu terjawab pada figur Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz).

Menurut Victor, dari empat kandidat, NH-Aziz yang merupakan tokoh nasional. Jaringan dengan nomor satu di tingkat pusat yang mampu mengakselerasi pembangunan dan ekonomi Toraja. Pembangunan bandara dan pembangunan infrastruktur di pelosok kampung Toraja.

Victor dengan Nico Biringkanae terus berjuang membangun Toraja. Namun, kewenangan bupati dan wakil bupati sangat terbatas. Jawabannya anggaran, dimana APBD kabupaten sangat minim. Jika NH-Aziz memimpin Sulsel, maka pihaknya tentu APBD Sulsel atau APBN bisa datang lebih besar ke Toraja.

“Saya dan abang Nico tidak pernah berhenti berjuang membangun Toraja menjadi lebih baik. Untuk membangun Toraja memang butuh Pusat dan untuk memberikan apa saja NH-Aziz yang bisa mewujudkan itu. Jaringan duet tokoh nasional itu tidak perlu diragukanlah, ”ucap Victor di sela kampanye tatap muka dan dialogis di Tongkonan To’deata, Sabtu (7/4).

Komitmen dan kepedulian NH membangun Toraja memang tidak perlu diragukan. Kata Pimpinan DPD II Golkar Tana Toraja, belum menjadi gubernur saja, NH sudah banyak berjasa membangun daerahnya. Hanya memang publik tidak mengetahui dan NH tidak mau mengumbarnya. “Kalau mau tahu, yang perjuangkan kelanjutan bandara Buntu Kunyi itu Pak NH melalui legislator-legislator,” ujarnya.

Victor pun konfirmasi kelanjutan pembangunan Bandara Bunti Kunyi dipastikan berlangsung tahun ini berkat bantuan perjuangan NH. Tidak cuma itu, NH juga memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan hingga ke pelosok Toraja. “Kami sangat terbantu berkat perjuangan beliau. Makanya, sudah klip masyarakat Toraja memilih NH-Aziz berlaku Toraja dan Sulsel akan lebih sejahtera, ”ujarnya.

Sementara itu, NH bersama Aziz Qahhar akan membangun Toraja menjadi pusat dunia wisata dunia. Segala kebutuhan untuk mencapai target itu telah dirancangnya. Mulai dari percepatan pembangunan Bandara Buntu Kunyi hingga pembenahan infrastruktur jalan. “Saya saat ini memiliki hubungan yang erat dengan orang Toraja. Tidak mungkin permalukan orang Toraja. ”

“Toraja akan saya buat menjadi wisata kelas dunia, bukan sebatas nasional atau lokal. Toh, potensinya memang sangat besar, ”pungkas Ketua Koordiantor Bidang Pratama DPP Golkar itu.

pembangunan infrastruktur di pelosok kampung Toraja.

Victor dengan Nico Biringkanae terus berjuang membangun Toraja. Namun, kewenangan bupati dan wakil bupati sangat terbatas. Jawabannya anggaran, dimana APBD kabupaten sangat minim. Jika NH-Aziz memimpin Sulsel, maka pihaknya tentu APBD Sulsel atau APBN bisa datang lebih besar ke Toraja.

“Saya dan abang Nico tidak pernah berhenti berjuang membangun Toraja menjadi lebih baik. Untuk membangun Toraja memang butuh Pusat dan untuk memberikan apa saja NH-Aziz yang bisa mewujudkan itu. Jaringan duet tokoh nasional itu tidak perlu diragukanlah, ”ucap Victor di sela kampanye tatap muka dan dialogis di Tongkonan To’deata, Sabtu (7/4).

Komitmen dan kepedulian NH membangun Toraja memang tidak perlu diragukan. Kata Pimpinan DPD II Golkar Tana Toraja, belum menjadi gubernur saja, NH sudah banyak berjasa membangun daerahnya. Hanya memang publik tidak mengetahui dan NH tidak mau mengumbarnya. “Kalau mau tahu, yang perjuangkan kelanjutan bandara Buntu Kunyi itu Pak NH melalui legislator-legislator,” ujarnya.

Victor pun konfirmasi kelanjutan pembangunan Bandara Bunti Kunyi dipastikan berlangsung tahun ini berkat bantuan perjuangan NH. Tidak cuma itu, NH juga memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan hingga ke pelosok Toraja. “Kami sangat terbantu berkat perjuangan beliau. Makanya, sudah klip masyarakat Toraja memilih NH-Aziz berlaku Toraja dan Sulsel akan lebih sejahtera, ”ujarnya.

Sementara itu, NH bersama Aziz Qahhar akan membangun Toraja menjadi pusat dunia wisata dunia. Segala kebutuhan untuk mencapai target itu telah dirancangnya. Mulai dari percepatan pembangunan Bandara Buntu Kunyi hingga pembenahan infrastruktur jalan. “Saya saat ini memiliki hubungan yang erat dengan orang Toraja. Tidak mungkin permalukan orang Toraja. ”

“Toraja akan saya buat menjadi wisata kelas dunia, bukan sebatas nasional atau lokal. Toh, potensinya memang sangat besar, ”pungkas Ketua Koordiantor Bidang Pratama DPP Golkar itu.

Komentar Anda ?

Leave a Reply