Ganti Cairan Tubuh dengan Minuman ini Saat Alami Diare

Sulselku– Diare adalah peningkatan pergerakan dari usus, lebih daripada biasanya. Kondisi ini bisa mengakibatkan seseorang menjadi lebih sering buang air besar. Karena pergerakan usus menjadi meningkat, maka otomatis kemampuan usus untuk menyerap air menjadi berkurang. Akibatnya, saat Anda buang air besar, banyak cairan tubuh yang terbuang karena tidak terserap dengan baik.

Diare yang berlangsung terus-menerus dapat menyebabkan tubuh kehilangan cairan dan dehidrasi. Jika dehidrasi dibiarkan, kondisi ini dapat berbahaya bagi tubuh.

Diare sering disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, dan juga parasit. Namun, ada juga beberapa keadaan lain yang bisa membuat Anda mengalami diare seperti intoleransi laktosa, konsumsi obat-obatan tertentu, penyakit Chron, sindrom iritasi usus besar (irritable bowel syndrome atau IBS), serta dapat disebabkan oleh konsumsi laksatif (obat pencahar) yang berlebihan.

Ketika diare mulai terjadi, usahakan untuk segera gantikan cairan yang keluar setiap buang air besar. Makin sering frekuensi buang besar, makin sering juga Anda harus minum.
Berikut ini beberpa minuman yang baik untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang saat diare.

1. Air putih

Air putih merupakan cairan terbaik untuk mencegah terjadinya dehidrasi dari diare. Selain dapat dengan mudah didapatkan, mengonsumsi air putih juga sangat baik untuk ginjal. Ketika mengalami diare, Anda harus meningkatkan konsumsi air putih lebih banyak dari biasanya. Jika biasanya Anda minum air putih sebanyak 1,5 liter setiap hari, pada saat Anda diare tingkatkan konsumsi air putih menjadi 2-2,5 liter. Lakukan langkah ini untuk menjaga cairan di dalam tubuh meski diare masih terjadi.

2. Air kelapa

Air kelapa merupakan cairan alami yang kaya akan elektrolit, terutama potasium dan magnesium. Pada keadaan diare yang lebih berat, elektrolit tubuh akan mulai mengalami gangguan. Biasanya air putih saja tidak cukup untuk menggantikannya. Maka dari itu, penambahan konsumsi air kelapa murni dapat sangat membantu untuk mengembalikan cairan elektrolit yang hilang. Jika elektrolit tubuh terganggu dan tidak segera digantikan, Anda dapat mengalami gejala-gejala seperti badan lemas, tangan gemetar, termasuk sulit berkonsentrasi. Apabila gangguan elektrolit yang dialami tergolong sangat berat, bisa menyebabkan gangguan jantung.

3. Kaldu

Kaldu terbuat dari tulang (ayam, sapi, dan lain-lain) yang direbus dengan air minum sangat baik untuk dikonsumsi, terutama saat Anda mengalami dehidrasi. Kaldu mengandung protein dan asam amino yang sangat mudah untuk dicerna, sehingga tidak membebani kerja usus. Tidak hanya protein, kaldu juga kaya akan mineral lain seperti kalsium, fosfor, dan magnesium.

4. Cairan oralit

Cairan oralit merupakan cairan yang dapat dibuat dengan mudah untuk mencegah dan mengatasi dehidrasi. Secara sederhana oralit dapat dibuat dari campuran air putih, garam, dan gula. Kombinasi dari ketiga bahan ini mengandung mineral dari air putih, elektrolit dari garam, dan energi yang dibawa dari kandungan gula.

Pada dasarnya oralit tidak menghentikan diare, tetapi mengganti cairan tubuh yang hilang bersama tinja. Dengan mengganti cairan tubuh tersebut, terjadinya dehidrasi dapat dihindarkan.

Anda dapa mengkonsumsi beberapa minuman diatas ketika anda mengalami diare. Jika diare masih terus berlanjut, maka segera periksakan diri ke dokter untuk pengobatan yang lebih tepat. Semoga bermanfaat. (ASN)

Komentar Anda ?

Leave a Reply