Hati-hati Menggunakan Obat Tetes Telinga, Ini Akibatnya

Sulselku – Tidak sedikit orang yang memilih untuk membeli obat sendiri ketika merasa sakitnya sama dengan yang terdahulu. Ditambah lagi, mereka merasa sudah mengetahui resep obat dari yang diberikan dokter pada pengobatan sebelumnya tersebut.

Misal batuk, sakit mata dan sebagainya, tanpa berobat atau konsultasi terlebih dahulu kepada dokter, Anda langsung saja membeli obat sendiri dengan bekal resep obat pada sakit sebelumnya. Hal ini juga terjadi pada sakit telinga, dimana pembelian dan penggunaan obat tetes telinga dilakukan sembarangan.

“Banyak yang salah pengertian pada obat tetes telinga, kadang orang samakan dengan obat tetes mata. Beli sembarang, kemudian tetes sembarangan,” kata dr. Handoko N Yossarsongko, Sp. THT, yang AkuratHealth wawanvarai secara eksklusif, di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Batat, baru-baru ini.

Ia mengatakan penting diketahui obat tetes telinga itu ada beraneka ragam. Ada yang fungsinya anti infeksi, isinya antibiotik dan anti radang. Kemudian ada juga obat tetes yang berfungsi untuk melunakan tahi telinga. Jadi, tidak boleh sembarangan pakai ya guys!

“Kalau penggunaan obat tidak sesuai dengan masalahnya, hal buruk bisa terjadi, seperti kerusakan pada telinga. Kemudian ada yang beranggapan meneteskan obat tetes ke telinga untuk melembabkan telinga, seperti tetes mata, itu salah besar. Pelembab telinga ya tahi telinga itu sendiri,” jelasnya.

Kemudian menurutnya, tak kalah penting Anda ketahui, dengan penggunaan obat tetes telinga yang dilakukan terus menerus, maka akan terjadi autotoxitas, atau biasa disebut keracunan telinga. Jika berlanjut dalam jangka panjang, dirinya mengatakan, ini ujungnya sampai pada gangguan pendengaran yang menurun karena syarafnya rusak.

Komentar Anda ?

Leave a Reply