Masyarakat Lelah Dengan Perbedaan Awal Ramadan dan Idul Fitri

images (22)Sulselku – Perbedaan penetapan awal ramadan dan Idul Fitri sering terjadi di Indonesia, dengan alasan perbedaan metode yang digunakan. Umat Islam pun kadang bingung mengikuti pendapat yang mana. Muhammadiyah yang menggunakan metode hisab sering sekali berseberangan dengan pemerintah yang menggunakan metode rukyat. Masyarakat pun mengaku lelah dan bingung.

“Kita sudah lelah dengan perbedaan seperti ini, kenapa bisa 1 ramadan terjadi dalam dua hari,” kata Nurdiana, salah seorang guru.

“Pemerintah harus bisa mempersatukan hal seperti ini, di Indonesia kebebasannya kebablasan, bahkan kelompok kecil bisa membuat idul fitri versinya sendiri, seperti Annazir dan kelompok tarekat lainnya,” kata Abdul Rasyid, salah seorang pengajar di pesantren Makassar.

Apakah tahun ini Umat Islam bisa metode hisab dan rukyat bisa menetapkan 1 ramadan dan 1 syawal tanpa perbedaan?

Komentar Anda ?

Leave a Reply