Most Literred Nation Sebut Indonesia Berada Diperingkat 60 Dari 61 Negara

Sulselku – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Ayu Laksmi Dewi Tri Astika Putri mengatakan, rendahnya minat baca itu tentu dikarenakan beberapa faktor. Ia menilai, salah satunya lantaran kurang tersedianya sarana dan prasarana yang memadai.

Hal ini diungkapkan pula oleh hasil penelitian yang dilakukan oleh Most Literred Nation in the World 2016 yang menunjukkan begitu rendahnya minat baca masyarakat Indonesia. Tidak main-main, penelitian itu menempatkan Indonesia di peringat 60 dari 61 negara.

Olehnya pihaknya melakukan upaya-upaya demi mendukung ketersediaan sarana dan prasarana perpustakaan yang ada di Kabupaten Sleman. Ayu menuturkan, perpustakaan sekolah, desa atau taman baca bisa meninjam buku dari Perpustakaan Daerah Kabupaten Sleman.

Peminjaman itu dilakukan melalui program Silang Layan, yang memberikan kuota perpustakaan-perpustakaan meminjam sampai 100 buku selama dua bulan secara gratis. Menurut Ayu, itu dilakukan demi mengatasi faktor kurangnya jumlah buku.

“Karena kita menyadari salah satu faktor rendahnya minat baca adalah kurangnya jumlah buku, maka kita adakan layanan Silang Layan namanya, tapi harus ada MoU dulu dengan kita biar gampang kontrolnya,” ucap Ayu, Selasa (10/4).

Selain itu, perlu dilakukan koordinasi ke Dinas Pemberdayaan Masayrakat dan Inspektorat Kabupaten Sleman untuk membangun perpustakaan desa. Juga pembuatan program Rintisan Desa Gemar Membaca sebagai kepanjangan tangan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman.

Program Wisata Pustaka yang dihadirkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman. Program ini ditujukan untuk sekolah-sekolah berprestasi atau yang secara lokasi berada jauh dari perpustakaan.

Ayu menjelaskan, siswa dari sekolah-sekolah itu akan dijemput petugas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, dan dibawa ke Perpustakaan Daerah untuk diberi story telling. Setelah itu, anak-anak dibawa ke sumber pustaka.

Ayu mengungkapkan, pihaknya telah menyediakan Perpustakaan Keliling dengan menggunakan lima armada milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman. Kelima armada itu keliling setiap hari di lima sampai tujuh lokasi.

Komentar Anda ?

Leave a Reply