Sengaja Menunda Mandi Junub Sampai Masuk Waktu Subuh, Sah kah Puasanya?

images (47)Sulselku – Pria dan wanita dewasa tentu pernah mengalami hal yang menyebabkan harus mandi junub, diantaranya karena berhubungan suami istri, mimpi basah atau mandi besar yang dilakukan wanita yang baru saja bersih dan haid dan nifasnya. Apa lagi mengalaminya di bulan suci ramadan, bagaimana jika seseorang sengaja menunda mandi wajibnya hingga masuk waktu subuh? Apakah berpengaruh pada sah atau tidak puasanya?

Mayoritas Ulama fikih berpendapat bahwa sengaja menunda mandi junub atau mandi suci hingga masuk waktu subuh tidaklah mempengaruhi sah atau tidaknya puasa. Diantarnya pendapat Ats-Tsauri, Al-Auza’i, Al-Laits, Ushaq, Abu Ubaidah, Daud, dan ulama Mazhab Zhahiri. Adapun para sahabat yang berpendapat demikian adalah Ali bin Abi Thalib, Ibnu Mas’ud, Zaid, Abu Darda’, Abu Dzar, Ibnu Umar, Ibnu Abbas, Aisyah, dan Ummu Salamah.

Dalilnya adalah hadits yang diriwayatkan Aisyah dan Ummu Salamah radhiyallahu ‘anhuma, “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah memasuki waktu subuh dalam keadaan junub karena berjima’. Kemudian (setelah waktu subuh tiba) beliau shallallahu ‘alaihi wasallam mandi dan berpuasa.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat Muslim yang diriwayatkan dari Ummu Salamah, ada tambahan redaksi hadits, “Dan beliau tidak meng-qadha (puasa pada hari tersebut).”

Komentar Anda ?

Leave a Reply